Solusi untuk Pertanian Indonesia

22 September 2019

Indonesia terkenal dengan negara agaris dikarenakan mayoritas penduduknya memiliki mata pencariaan sebagai petani. Selain itu indonesia hanya memiliki dua musim dan beriklim tropis sehingga tanah Indonesia sangatlah cocok ditanami dengan berbagai macam tanaman yang sangat dibutuhkan negara lain.

Tetapi Indonesia masih belum memaksimalkan kekuatan dalam sektor pertanian. Indonesia masih di posisi ke 3 dalam hal memproduksi beras sedangkan China masih menempati peringkat ke pertama dalam hal memproduksi beras, jumlah produksi beras per tahun 206,5 juta ton sedangkan diposisi kedua terdapat negara India dengan produksi beras 153,8 juta ton.

Indonesia sendiri menempati posisi ke 3 sebagai negara penghasil beras yaitu 70,8 juta ton, data ini diambil pada tahun 2015 FAO(Food and Agriculture Organization). Pada tahun 2018 Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data bahwa produksi beras 32,4 juta ton. Angka ini masih 31 persen dibawah target produksi Kementerian Pertanian sebesar 48 juta ton. Tetapi mengapa sih Indonesia belum bisa menjadi negara penghasil padi nomor satu didunia?

Salah satu  masalah baru dalam sektor pertanian Indonesia yaitu berkurangnya luas lahan sawah. Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data pada tahun 2018, luas lahan pertanian 7,1 juta hektar, jumlah ini turun dibanding 2017 yang masih 7,75 juta hektar. Faktor luas lahan yang berkurang ini dapat mengakibatkan produksi beras Indonesia akan menurun.

Banyak faktor yang dapat membuat luas lahan pertanian berkurang, salah satunya adalah banyaknya daerah lahan dijadikan sebagai perumahan atau perkomplekan elite, selain itu masih banyaknya hama yang sulit dibasmi merupakan faktor lain dari banyaknya petani yang memutuskan untuk menjual lahannya.

Selain luas lahan yang berkurang masih ada lagi hambatan Indonesia untuk bisa menjadi negara pengekspor beras nomor satu didunia yaitu faktor sumber daya manusia. Selain lahan dan sumber daya manusia yang tiap tahunnya makin berkurang, dikarenakan sedikit orang yang ingin menjadi petani. Ini membuat Indonesia semakin sulit untuk bisa berkembang dalam bidang pertanian.

Faktor lain yang membuat Indonesia belum bisa menjadi negara pengekspor nomor satu di dunia adalah gaptek (gagap teknologi). Dalam era 4.0 banyak mahasiswa dituntut agar bisa menguasi dan menemukan teknologi yang membantu di bidang pertanian agar dapat mampu meningkatkan tingkat produktivitas dalam bidang pertanian.

Ada berbagai macam solusi agar Indonesia menjadi negara penghasil padi nomor 1 didunia, salah satunya adalah Urban Skyfarm. Urban Skyfarm adalah solusi dari masalah lahan pertanian yang semakin berkurang. Konsep ini merupakan inovasi baru yang mengusung sistem perkebunan vertikal. Konsep ini ditawarakan oleh April Design Studio untuk mengadakan lahan hijau didaerah perkotaan. Keuntungan konsep ini adalah produk pertanian dapat langsung dipasarkan ke kota sehingga menghemat biaya distibusi. Urban Skyfarm merupakan konsep perkebunan yang dibangun di sekitaraan Seoul, Korea Selatan, dimana daerah tersebut merupakan pusat bisnsis dan kota industri bagi Korea Selatan.

Solusi kedua untuk mendorong produksi padi di Indonesia adalah Drone Penyemprot Pembasmi Hama. Meski Drone ini masih purwarupa tapi drone ini merupakan alat yang sangat efektif dalam meningkatkan tingkat produktivitas hasil pertanian, karena penyemprotan bisa dilakukan secara cepat tanpa lagi mengunakan tenaga manusia, alat inipun bisa menjadi investasi bagi para petani 4.0 dan sangat menguntungkan karena tidak perlu lagi membayar upah para pekerja.

Solusi ketiga adalah Padi Hibrida, Padi Hibrida adalah padi persilangan 2 varietas yang berbeda sehingga padi ini bisa dikatakan padi yang sangat sempurna dikarenakan mampu memprouduksi 2x lipat dari padi biasa. Namun padi ini masih sulit dikembangkan di Indonesia.

Exhibition Hours

Wed, 23 June 2021
10.00am - 06.00pm

Thu, 24 June 2021
10.00am - 06.00pm

Fri, 25 June 2021
10.00am - 05.30pm

Official Legal Partner

Contact us

PT Napindo Media Ashatama
Tel: +6221 8650962, 8644756 8644785
Fax: +6221 8650963
Email: info@indolivestock.com

© 2021 Indo Agritech Expo & Forum. All Rights Reserved. Organised By PT Napindo Media Ashatama

Indonesia's No.1 Agriculture Technology Event - Indo Agritech Expo & Forum | Jakarta Convention Center, Jakarta, Indonesia | 23 - 25 June 2021 |  Pameran Teknologi Pertanian Indonesia